
KISARAN-Universitas Asahan (UNA) kembali meneguhkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 334 mahasiswa Fakultas Ekonomi UNA Tahun Akademik 2025/2026 resmi dilepas oleh Rektor UNA, Ass. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., bersama Bupati Batubara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., pada Senin (8/9) di Kantor Bupati Batubara.
Para mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini terdiri dari 250 mahasiswa Program Studi Manajemen dan 84 mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, dengan pendampingan 19 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mereka akan menjalani program pengabdian selama hampir satu bulan, mulai 8 September hingga 3 Oktober 2025, mengusung tema: “Optimalisasi Potensi Desa melalui Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan.”
Sebar di 3 Kecamatan dan 19 Desa
Mahasiswa KKN akan diterjunkan di 19 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu: Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Datuk Tanah Datar dan Kecamatan Sei Balai
Apresiasi Rektor UNA
Dalam sambutannya, Rektor UNA menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Batubara yang telah membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengabdi.
“Kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di kampus ke dalam kehidupan masyarakat. Di era globalisasi, mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki pemahaman akademik, tetapi juga kemampuan praktis dalam menghadapi tantangan masyarakat desa,” ungkap Rektor.
Beliau juga berpesan agar mahasiswa menghormati adat, budaya, dan masyarakat setempat, serta menjadikan KKN sebagai pengalaman berharga untuk melahirkan terobosan kreatif yang bermanfaat bagi pembangunan desa.
Rektor turut memperkenalkan perkembangan terbaru kampus, di antaranya pembukaan Program Magister Manajemen dan Magister Pendidikan, serta Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memberi kesempatan bagi pekerja melanjutkan pendidikan lebih singkat.
Dekan Fakultas Ekonomi UNA, Dr. Tengku Syarifah, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan KKN tahun ini di Kabupaten Batubara. Menurutnya, KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga wahana pembelajaran sosial yang akan memperkaya pengalaman mahasiswa.
“KKN adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat, memahami dinamika desa, serta berkontribusi melalui ilmu yang dimiliki. Saya berharap, seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi UNA mampu menjadi agen perubahan yang membawa gagasan kreatif dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan,” ujar Dekan.
Beliau menambahkan, mahasiswa diharapkan dapat menjadikan desa sebagai laboratorium lapangan untuk mengasah kemampuan analisis, komunikasi, dan kepemimpinan.
“Saya berpesan, jadilah mahasiswa yang peka, rendah hati, dan mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat. Jangan hanya hadir sebagai pengamat, tetapi jadilah bagian dari solusi. Semoga kehadiran mahasiswa UNA di 19 desa ini dapat memberi manfaat nyata sekaligus menjadi pengalaman berharga yang tak terlupakan,” tambahnya.
Dekan juga menegaskan bahwa keberhasilan KKN bukan hanya diukur dari laporan akhir, melainkan dari jejak positif yang ditinggalkan mahasiswa di masyarakat.
“Harapan saya, kegiatan KKN ini semakin memperkuat citra Fakultas Ekonomi UNA sebagai mitra pembangunan, sekaligus membentuk lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” pungkasnya.
Pesan Ketua Yayasan UNA
Ketua Pengurus Yayasan UNA, Drs. Mapilindo, M.Pd., menegaskan bahwa KKN bukan sekadar program akademik, melainkan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Kepada seluruh mahasiswa, jadikan KKN ini sebagai laboratorium sosial untuk memahami kehidupan masyarakat, menggali potensi desa, serta menghadirkan solusi nyata yang bermanfaat. Kalian adalah duta UNA, duta ilmu pengetahuan, sekaligus agen perubahan yang membawa semangat pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan Bupati Batubara
Bupati Batubara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyambut baik kehadiran mahasiswa UNA di desanya. Ia menekankan bahwa desa adalah ujung tombak pembangunan bangsa, sehingga mahasiswa diharapkan mampu mendorong potensi ekonomi lokal, khususnya melalui penguatan BUMDes dan koperasi desa.
“Jadikan KKN sebagai kesempatan untuk melatih kepemimpinan, membangun jejaring sosial, sekaligus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Batubara membutuhkan sumber daya manusia unggul, dan kehadiran UNA adalah bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah,” tegas Bupati.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah
Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Non Akademik UNA, Dr. Hadi Suriono, S.E., M.M., Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Tengku Syarifah, S.E., M.Si., para Wakil Dekan, panitia KKN, dosen DPL, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Batubara termasuk Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Sekda, hingga pimpinan OPD.
Melalui KKN ini, UNA menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi jembatan sinergi untuk mewujudkan pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Bagikan ke media sosial Anda!
PENGUMUMAN TERBARU

Kalender Akademik Semester Ganjil TA. 2022-2023

Jadwal Perkuliahan Semester Ganjil TA. 2022-2023
KEGIATAN TERBARU