KISARAN-Dalam meningkatkan tata kelola aset yang transparan dan efisien, Universitas Asahan (UNA) menggelar kegiatan Pengenalan dan Pelatihan Sistem Manajemen Aset di Gedung Zulfirman Siregar-Kampus setempat, pada Rabu (23/04/2025).

Kegiatan itu diikuti 35 peserta terdiri dari Wakil Dekan II Bidang Admistrasi dan Keuangan, KTU, dan staf bagian aset.

Acara ini, menghadirkan narasumber dari Tri Susanta (Direktur CV. Ruang Media Solusi-Yogyakarta).

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya sistem pengelolaan aset berbasis teknologi informasi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam melakukan pencatatan, pelaporan, dan pengawasan aset kampus secara akuntabel.

Rektor UNA Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa sistem manajemen aset yang baik merupakan tulang punggung dalam mendukung operasional perguruan tinggi, khususnya dalam menjamin keberlanjutan layanan pendidikan.

“Kami ingin semua unit kerja memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam mengelola aset, agar semua kegiatan kampus dapat berjalan dengan optimal dan efisien,” ujarnya.

Sesi pelatihan meliputi pengenalan prinsip-prinsip manajemen aset, praktik penggunaan perangkat lunak manajemen aset, serta studi kasus pengelolaan aset di institusi pendidikan. Peserta juga diberi kesempatan langsung untuk melakukan simulasi pendataan aset dengan sistem yang akan diterapkan secara resmi mulai semester depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak kampus berharap seluruh civitas akademika dapat berperan aktif dalam menjaga dan memanfaatkan aset milik Yayasan UNA secara bertanggung jawab dan profesional.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, kita tidak hanya dituntut untuk unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam hal tata kelola institusi, termasuk pengelolaan aset yang menjadi bagian penting dari penunjang kegiatan tridharma perguruan tinggi.

Aset yang kita miliki—baik berupa gedung, peralatan, maupun barang inventaris lainnya—adalah amanah yang harus kita jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan institusi.
Lanjutnya, melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa pengelolaan aset dilakukan secara terintegrasi, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi. Sistem manajemen aset yang kita perkenalkan hari ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam memperkuat transparansi, efektivitas, serta efisiensi pengelolaan aset kampus.

Beliau mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, karena ke depannya sistem ini akan menjadi bagian dari rutinitas kerja kita. Dengan pemahaman dan keterampilan yang memadai, saya yakin kita semua mampu membangun budaya kerja yang lebih profesional dan bertanggung jawab dalam pengelolaan aset institusi.

“Semoga pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan kampus kita tercinta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd mengucapkan Selamat datang kepada Bapak narasumber, dan peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan Pengenalan dan Pelatihan Sistem Manajemen Aset ini.

Kegiatan ini adalah langkah penting dalam upaya kita bersama membangun sistem tata kelola perguruan tinggi yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Lanjutnya, beliau memandang bahwa pengelolaan aset bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi juga bentuk amanah moral yang mencerminkan integritas institusi. Aset-aset yang dimiliki kampus ini merupakan hasil dari perjuangan panjang, baik dari segi pendanaan, hibah, maupun pengelolaan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional dan berorientasi pada keberlanjutan.

Ia berharap kegiatan pelatihan ini dapat menjadi titik awal terbentuknya budaya kerja yang sadar aset—di mana setiap individu dalam institusi memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan pengetahuan yang memadai dalam mengelola sarana dan prasarana pendidikan.

Ke depan, kami dari pihak yayasan akan terus mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini, termasuk dalam hal peningkatan kapasitas SDM dan penguatan sistem digitalisasi manajemen.

Harapan kami, dengan sistem yang baik dan tim yang solid, kampus ini dapat terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan dipercaya oleh masyarakat luas.

Semoga pelatihan ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang bermanfaat. Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya.

Materi pelatihan ini meliputi konsep dasar, prinsip dan tujuan, siklus, strategi, kebijakan, serta penerapan manajemen asset. Termasuk kontribusi manajemen aset pada perusahaan. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami mengenai prinsip, tujuan, kebijakan, dan implementasi dari pemanfaatan manajemen aset yang efektif serta efisien.

“Harapannya, usai mengikuti kegiatan itu, setiap peserta mampu melakukan pengelolaan aset dengan baik,” terangnya.

Bagikan ke media sosial Anda!