Harmoni Idul Fitri di UNA: Merajut Kebersamaan, Membangun Masa Depan Gemilang

KISARAN–Nuansa kekeluargaan yang hangat menyelimuti Aula Gedung Zulfirman Siregar, Universitas Asahan (UNA), pada Senin (30/03/2026). Di hari yang penuh berkah ini, civitas akademika UNA menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Tidak sekadar ajang silaturahmi biasa, kegiatan ini menjadi panggung lahirnya semangat baru untuk merajut kembali kebersamaan di tengah dinamika organisasi, dengan mengusung tema yang sarat makna: Mempererat Silaturahmi, Mewujudkan Keluarga Besar UNA yang Harmonis dan Produktif.”

Acara yang dihadiri oleh para Pengurus Yayasan, para Rektorat, Dekan, Ketua Lembaga, dosen, hingga tenaga kependidikan ini berlangsung dalam suasana khidmat namun penuh canda tawa, menandai babak baru bagi perjalanan Universitas Asahan ke depan.

Rektor: “Ini Saatnya Kita Bangun Rumah Kita Bersama”

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Rektor UNA, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H, secara gamblang mengajak seluruh keluarga besar kampus untuk melakukan introspeksi. Ia menyebut halal bihalal ini sebagai momentum yang tepat untuk saling memaafkan atas segala perbedaan dan ego sektoral yang mungkin terjadi selama setahun terakhir. Atas nama pribadi dan keluarga, Rektor UNA mengeucapkan permohonan maaf lahir dan batin serta segala khilaf dan dosa kepada seluruh civitas akademika UNA.

“Ini adalah momentum kita untuk saling memaafkan. Banyak perbedaan sikap, banyak kata-kata yang mungkin kurang berkenan. Mari kita buang jauh-jauh ego sentris. Kita bangun bersama-sama, jadikan ini rumah kita. Jangan sampai rumah kita ini pada akhirnya tinggal sebuah nama,” ujar Rektor dengan penuh haru.

Lebih lanjut, Rektor juga menyoroti pentingnya kegiatan ini sebagai ajang evaluasi strategis. Ia memaparkan target ambisius universitas untuk tahun ajaran mendatang, termasuk upaya peningkatan jumlah mahasiswa baru TA. 2026/2027 lampaui hingga 1.300 orang. Ia menegaskan bahwa hal tersebut hanya bisa diraih jika seluruh elemen kampus bersatu padu.

“Tidak ada jalan kecuali kita harus membangun kebersamaan. Ini adalah salah satu tempat yang paling utama untuk menyatukan diri dan menyatukan sikap. Mari kita hilangkan sekat-sekat, kita bangun integritas, dan jadikan UNA sebagai kebanggaan di hati masyarakat,” tegasnya.

Yayasan: Harmoni Adalah Kunci Gerak Cepat

Senada dengan Rektor, Ketua Pengurus Yayasan UNA, Drs. Mapilindo, M.Pd, dalam sambutannya menekankan bahwa harmoni bukan sekadar kata-kata indah, melainkan fondasi utama untuk bergerak. Ia menjelaskan, tanpa kerja sama yang dilandasi hubungan harmonis, UNA tidak akan mampu mencapai cita-citanya menjadi perguruan tinggi unggul.

“Kalau sudah harmonis, apapun yang akan kita kerjakan akan lebih mudah. Kerja sama hanya mungkin dilaksanakan oleh orang-orang yang hubungannya harmonis. Mudah-mudahan momen halal bihalal ini menjadi pelebur ego dan peningkat harmoni kita semua,” ujar Drs. Mapilindo.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan kabar baik yang dinanti-nantikan. Saat ini, UNA sedang dalam proses menuju dua kabar gembira besar: akreditasi Program Studi Teknik Informatika yang ditargetkan meraih predikat Unggul, serta proses penerbitan SK pembukaan Program Studi Magister Ilmu Pendidikan. Ia mengajak seluruh civitas academika untuk berdoa bersama agar cita-cita mulia ini segera terwujud.

“Mohon doa kita semua, semoga hasilnya bagus. Kita ingin akreditasi unggul itu bisa terwujud. Insyaallah, dalam satu minggu ke depan SK berdirinya Magister Ilmu Pendidikan bisa kita terima. Dengan demikian, UNA akan memiliki 3 program studi S2. Ini adalah langkah nyata menuju Universitas Asahan yang excellent,” ungkapnya penuh optimisme.

Ketua Pembina: Komunikasi Adalah Inti Manajemen

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan UNA, Ir. Syarifullah Harahap, M.Si memberikan perspektif yang mendalam mengenai tema halal bihalal kali ini. Ia mengapresiasi pemilihan tema “harmonis” yang dinilainya sangat tepat membaca situasi terkini.

“Tema ini bagus. Siapa yang memikirkan tema ini? Pasti sudah membaca situasi bahwa belakangan ini kita memang perlu peningkatan keharmonisan. Tema ini menjadi bukti bahwa kita sadar komunikasi adalah inti dari manajemen,” ujarnya.

Ir. Syarifullah juga menyoroti pentingnya komunikasi yang terjalin antara Rektorat, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), fakultas, dan program studi. Ia mengingatkan bahwa kemajuan sebuah institusi sangat bergantung pada kelancaran komunikasi dan kolaborasi yang tidak terputus. Ia berpesan agar momen Idul Fitri ini tidak hanya menjadi seremoni sesaat, tetapi benar-benar menjadi titik balik untuk membangun organisasi yang lebih solid.

Kebanggaan Baru: Dua Guru Besar dan Target Nyata

Kegiatan ini juga menjadi ajang syukur atas pencapaian baru UNA. Saat ini, Universitas Asahan telah memiliki dua profesor (guru besar) tetap, yaitu Prof. Dr. Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Prof. Emeritus Dr. Darma Bakti, M.S di Fakultas Pertanian. Kehadiran para profesor ini diyakini akan menjadi lokomotif percepatan peningkatan kualitas akademik dan penelitian di lingkungan kampus.

Halal Bihalal yang digelar dengan penuh khidmat ini ditutup dengan tradisi sungkapan dan saling bermaafan di antara seluruh peserta. Mulai dari jajaran yayasan, rektorat, hingga para dosen dan staf, semuanya larut dalam suasana haru dan penuh kehangatan, saling merangkul dan melepas segala beban masa lalu.

Bagikan ke media sosial Anda!