Tim Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Pertanian

PEMBERDAYAAN WARGA DESA MEDANG DUSUN KUALA SIPARI KECAMATAN MEDANG DERAS KABUPATEN BATU BARA MELALUI DESAIN DAN KONSTRUKSI BUDIDAYA KERANG DARAH

Mahasiswa : Ricky Sencaka
                   Davu Assari
                   Bayu Pradam
                   Aqung Perwira
                   Mhd.Mansvur Situmoranq
                   Mhd Yuda Iskandar Srg
                   Asqal Gunawan
                   Riska Sriwulan
                   Sania mahrani
                   Permata Sari

Dosen Pembimbing :  Khairani Laila, S.Pi.,M.Agr

Desa Medang Dusun Kuala Sipari merupakan saLah satu desa di kabupaten Batu Bara yang merupakan wilayah pesisir pantai timur memiliki potensi sumberdaya perikanan khususnya kerang darah. Pada umumnya masyarakat desa medang bermata pencaharian sebagai pembudidaya kerang darah, bekerja sebagai petani pembudidaya kerang darah merupakan salah satu pekerjaan yang diandalkan oleh masyarakat desa medang, karena daerah ini merupakan daerahyang potensial dalam menghasilkan filum molusca. Akan tetapi banyak dijumpai pembudidaya kerang darah yang masih tergolong miskin, dimana fasilitas desain konstruksi dari pemasangan alat budidaya yang digunakan pembudidaya kerang darah masih tradisional dan kurang efektif dan efesien dalam pembudidayaan kerang darah.

Dokumentasi kegiatan yang dilakukan antara lain meliputi :

1. KOORDINASI DENGAN KEPALA DESA

Pihak Desa Medang sangat mengapresiasi atas berlangsungnya kegiatan ini, karena kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat setempat untuk pembuatan konstruksi yang lebih efektif dan efisien agar dapat meningkatkan produktifitas kerang darah sendiri karena kerang darah banyak diminati masyarakat sekitar Kabupaten Batubara dan juga masyarakat luar daerah produksi kerang yang optimal akan menunjang pendapatan masyarakat jika dikelola dengan benar .

2. KEGIATAN SOSISALISASI

Kegiatan sosisalisasi mengundang Kepala Desa, Dinas Perikanan, Ketua Kelompok Budidaya Kerang Darah, Kepala Dusun Kuala Sipari. Kegiatan sosialisasi Ormawa tim PHP2D ini memberikan sedikit pandangan ilmu pengetahuan terhadap kelompok pembudidaya kerang darah. Masyarakat memberikan dukungan dan pandangan yang baik atas berjalannya kegiatan ini kelompok budidaya juga siap membantu berlangsungnya kegiatan ini kerana mendukung perekonomian masyarakat sekitar dengan cara memodifikasi disain konstruksi budidaya kerang darah.

3. PERKENALAN DENGAN MASYARAKAT

Kegiatan mahasiswa ini dalam rangka perkenalan terhadap masyarakat/petani kerang darah sekaligus bersih pantai. Masyarakat setempat menyambut dengan ramah atas berjalan nya kegiatan PHP2D ini dan juga membantu belangsungnya kegiatan salah satu nya adalah kegiatan bersih pantai yang mana kegiatan bersih pantai ini selain juga agar pemasangan konstruksi mudah juga sekaligus menjaga kelestarian alam yang ada di pesisir pantai tersebut.

4. PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

Persiapan alat dan bahan kegiatan PHP2D untuk pembuatan disain dan konstruksi budidaya kerang darah antara lain: jaring, tali ris atas, tali ris bawah, pelampung, pemberat, kayu penyangga, bendera, dan benih kerang darah.

5. PERAKITAN DISAIN DAN KONTRUKSI BUDIDAYA KERANG DARAH

Tahap perakitan yaitu proses pembuatan konstruksi budidaya kerang darah yang di rakit oleh kelompok Ormawa tim PHP2D dan partisipasi bantuan dari kelompok pembudidaya kerang darah. Proses perakitan disain kontruksi tidak memakan banyak waktu prosini sekitar 1 minggu perakitan meliputi pengukuran/pemotongan jaring, pemasangan tali ris atas dan bawah, pemasangan pemberat, pemasangan pelampung, pemasangan kayu penyangga dan pemasangan bendera.

6. PEMASANGAN KONSTRUKSI BUDIDAYA KERANG DARAH

Selanjutnya pemasangan konstruksi di kolam budidaya kerang darah yang dilakukan oleh kelompok tim Ormawa PHP2D dan kelompok budidaya kerang darah. Dalam kegiatan ini konstruksi dipasang di perairan pantai karena itu merupakan habitat asli kerang darah itu sendiri. Proses pemasangan kontruksi harus betul betul tertancap dengan dalam agar tidak tumbang atau berantakan karena terkena ombak laut.

7. PENEBARAN BENIH BUDIDAYA KERANG DARAH

Penebaran benih dilakukan untuk tahap produksi kegiatan PHP2D yang mana benih kerang darah yang ditebar berasal dari alam dengan ukuran lebar benih awal 13,34  mm dan tinggi awal kerang darah 9,45 dan jumlah benih yang ditebar mencapai 4000 benih kerang darah.

8. PENGUKURAN KUALITAS AIR

Pengukuran kualitas air/pengukuran salinitas bertujuan untuk menjaga kualitas air untuk kelangsungan pertumbuhan kerang darah pada saat produksi. Bulan pertama 31-34 ppm, bulan kedua 32-35 dan bulan ketiga 33-34 ppm.

9. PENGUKURAN SUHU PERAIRAN

Pengukuran suhu air yang dilakukan pada kegiatan tersebut ada 3 bulan imana pada bulan pertama yaitu 21-28, pada bulan ke dua yaitu 23-29 dan pada bulan terakhir 22-28.

10. PEMANENAN KERANG DARAH

Pemanenan kerang darah ini dilakukan pada air pasang dengan menggunakan ember dan tanggok dengan cara memasukan tanggok kedalam lumpur, setelah diayak tanggok tersebut lalu angkat tanggok. Kemudian kerang yg ada didalam tanggok tersebut dimasukkan ke dalam ember yg sudah disediakan.

11. PERTUMBUHAN KERANG DARAH

Hasil pertumbuhan kerang darah selama kegiatan berlangsung mulai dari umur 1 minggu sampai dengan 12 dengan berat 1,84 gram, yaitu umur kerang masuk. Pada satu minggu, kerang dapat dipanen pada umur 12 minggu dengan berat 19,68 gram.