122 MAHASISWA FKIP UNA IKUTI PEMBEKALAN DAN PELEPASAN MAGANG 3 TAHUN 2021

KISARAN- Sebanyak 122 Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan (FKIP UNA) mengikuti pembekalan dan pelapasan Magang secara luring di Aula FKIP UNA Jl. Latsitarda Kisaran, Jum’at (16/7).

Kegiatan pembekalan dan pelepasan yang mengusung tema “Menciptakan Generasi Muda yang Cerdas, Unggul dan Berakhlak Mulia” tersebut dihadiri oleh Rektor UNA Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si, Dekan dan Wakil Dekan, para dosen serta peserta Magang.

 Pebekalan ini dikoordinir oleh Unit Pelaksana Teknis Lembaga Pengembangan Pembelajaran Praktik Lapangan (UPT. LP3L) dilaksanakan dalam upaya memantapkan diri persiapan mahasiswa sebelum turun ke Sekolah.

Kepala UPT. LP3L Hanina, S.Psi, M.Psi, melaporkan bahwa program magang III ini akan dilaksanakan selama 30 hari dan akan tersebar di 17 sekolah meliputi 2 Kabupaten dan 1 Kotamadya yakni Asahan, Batubara dan Tanjungbalai.

Magang III ini fokus pada penyusunan perangkat sekolah berupa Prota, Prosem, dan perangkat pembelajaran lainnya. Pembekalan melibatkan Wakil Rektor, Kepala LP3L, Dekan dan Unsur Program Studi sebagai narasumbernya.

Dalam sambutannya Rektor UNA Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si mengatakan, melalui magang ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan melahirkan calon guru yang profesional.

“Tentunya semua mahasiswa peserta magang telah mendapatkan pembekalan dari pemateri. Mendapatkan penguatan-penguatan untuk diimplementasikan disekolah tempat magang mahasiswa,” katanya.

Ditengah pandemi covid-19 ini, Tri Harsono mengingatkan kepada mahasiswa magang agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena keselamatan hal yang utama.

“Beliau mengapresiasi kepada Dekan FKIP UNA Dr. Ely Ezir, MS dan juga para panitia atas terselenggaranya magang ini. Semoga nantinya bisa menghasilkan auput sesuai yang diharapkan” imbuhnya.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Asahan (UNA) Dr. Ely Ezir, MS mendorong mahasiswa peserta Magang, agar menjadi problem solver di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Dalam hal ini, seorang guru dapat dikatakan profesional jika memenuhi sejumlah indikator. Yaitu memiliki keterampilan mengajar yang baik (good teaching skill), memiliki wawasan yang luas (knowledgeable), sikap profesional (professional attitude), menguasai media pembelajaran (learning equipment), penguasaan teknologi (technologist), menguasai kurikulum (dynamic curriculum) dan menjadi teladan yang baik (good example).

Ia pun berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater saat melaksanakan magang, karena mahasiswa merupakan perwakilan dari kampus yang menggambarkan kebaikan – kebaikan UNA dan juga sekaligus mempromosikan UNA ke seluruh lapisan masyarakat terkhusus di sekolah magang masing-masing. (Humas UNA).