283 MAHASISWA UNA DI WISUDA TAHUN 2021

KISARAN-Universitas Asahan (UNA) menggelar wisuda angkatan XXVII tahun 2021 yang diikuti 283 mahasiswa dari lima fakultas yaitu Teknik, Pertanian, Ekonomi, Hukum dan Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Sabtu (3/7).

Wisuda yang berlasung di Kampus UNA dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Dr. Mahriyuni M.Hum, Bupati Asahan H. Surya, B.Sc diwakili Sekda Drs. John Hardi Nasution, M.Si, Ketua Pembina Yayasan UNA Ir. Syarifullah Harahap, M.Si, Ketua Yayasan Drs. Mapilindo, M.Pd, Sekretaris Yayasan UNA Ir. Lokot Ridwan Batubara, M.Si, Rektor Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si dan seluruh anggota senat serta para dosen.

Meskipun wisuda ini berlangsung secara offline, namun protokoler kesehatan tetap dijaga dengan ketat.

Mulai dari pintu masuk telah dilakukan pemeriksaan, termasuk melintasi ruangan yang memiliki disinfektan, pengukuran suhu tubuh dan setiap wisudawan tetap menggunakan masker serta menjaga jarak.

Rektor UNA Prof.Dr.Tri Harsono,M.Si dalam sambutannya saat Wisuda ke-XXVII UNA, Sabtu (3/7), menuturkan bahwa 283 mahasiswa yang diwisuda ini terbagi dalam lima fakultas (Teknik 38 orang, Pertanian 49 orang, Ekonomi 89 orang, Hukum 90 orang dan Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 17 orang). Saat ini di era revolusi industri 4.0 yang semuanya serba digital, dan di tengah kondisi pandemi Covid-19, UNA tetap melakukan perkuliahan dengan sistem variasi baik itu tatap muka dan Daring.

“Kita menyadari dengan sistem itu, banyak target perkuliahan tidak tercapai dengan maksimal. Oleh sebab itu untuk pada semua alumni dituntut terus belajar, karena memang tidak ada kata berhenti dalam belajar,” jelas Tri.

Oleh sebab itu, kata Tri, kepada para mahasiswa yang diwisuda, untuk tidak terlena dalam kebahagiaan karena telah menyelesaikan pembelajaran, sehingga diharapkan agar terus menambah wawasan dengan terus belajar, sehingga tidak kalah saing dengan tenaga kerja dari luar negeri, seiring dengan terbukanya sekat-sekat antar bangsa di era globalisasi ini.

“Buktikan kepada masyarakat, bahwa kehadiran alumni UNA akan memberikan manfaat bagi masyarakat banyak, karena masyarakat membutuhkan bukti bukan janji atau selembar kertas bernama ijazah,” jelas Tri.

Sedangkan Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan wisuda ini bukan saja sebagai kegiatan serimonial belaka, namun sebagai pertanda atas keberhasilan seseorang dalam meraih gelar akademik, terlebih lagi momentum keberhasilan seseorang dalam meraih gelar akademik, dan ini juga harus dijadikan langkah awal untuk mencapai tujuan selanjutnya.

“Tentunya tantangan setelah wisuda lebih besar dan kompleks dari pada sebelumnya. Sehingga perlu disadari keberhasilan untuk wisuda, tidak lain merupakan awal dari perjalanan panjang dalam mengarungi lautan karir ke depan,” jelas Mapilindo.

Sedangkan Ketua LLDIKTI Wilayah I Sumut Prof.Dr.Ibnu Hajar, M.Si, yang diwakili Dr Mahriyuni M Hum menuturkan bahwa UNA telah melakukan proses pendidikan yang baik dan menjalankan Tri Darma Perguruan dan mengacu pada SNPT. Capai dan dan reputasi UNA ini telah memberikan kontribusi nyata dalam pemenuhan indikator bekerja LLDIKTI Wilayah I.

Selain itu, perguruan tinggi dikatakan bermutu dengan adanya pengakuan pihak eksternal terhadap mutu penyelenggaraan institusi dalam bentuk peringkat akreditasi. LLDIKTI terus mendorong dan mendukung semua PTS di Sumut termasuk Asahan meningkatkan citra dan reputasi institusinya melalui akreditasi dan posisi peringkat perguruan tinggi.

“Kita juga selalu mendorong dan memfasilitasi agar PTS segera mengikuti dan menjalankan kebijakan Kementeeian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Merdeka Belajar, Kampus Merdeka,” jelas Ibnu.

Sementara Bupati Asahan Surya.B.Sc melalui Sekdakab Jhon Hardi, menjelaskan para wisudawan bahwa tugas dan tanggungjawab telah menanti untuk membantu keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan dan menjadi bahagian dari cita-cita bangsa Indonesia untuk mencerdaskan masyarakat.

“Tunjukkan dan buktikan bahwa alumni UNA adalah orang-orang cerdas, mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pembangunan bangsa Indonesia khususnya di Asahan. Utamakan selalu prinsip kerja keras, jujur, dan selalu memberikan yang terbaik,” jelas Jhon.

Untuk mahasiswa IPK tertinggi di Wisuda Sarjana 2021 UNA Jian Maulana dari Prodi Agroteknologi dengan IPK 3,90, kemudian Dicky Wahyudi Pratama Prodi Pendidikan Matematika IPK 3,84 dan Siti Khadijah Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IPK 3,52. (Humas UNA).