MAHASISWA BERPRESTASI UNA BUDIDAYAKAN JAHE MERAH

Kisaran (16-11-2020) – Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Asahan (UNA), Arinda Wiranti bersama orangtuanya membudidaya Jahe Merah dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah di Dusun VI Desa Perkebunan Sei Dadap I/II Kecamatan Sei Dadap Asahan.

Menurut Arinda, mahasiswi semester III yang memiliki prestasi akademik membanggakan dengan Indeks Prestasi 4.00 ini, Minggu (15/11) mengatakan, budidaya dilakukan setelah dia bersama kedua orangtuanya termotivasi terhadap penugasan bercocok tanam dari dosen mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar, Dr. Dailami, M.I.Kom yang juga  inisiator Program Budidaya One Billion Jahe Merah.

“Saat mengikuti Matakuliah Ilmu Alamiah Dasar di semester II, Pak Dosen, menugaskan kepada mahasiswa untuk bercocok tanam,  waktu itu kami ditugaskan membudidayakan tanaman obat bernilai ekonomis seperti Jahe Merah, Jahe Gajah serta Kencur, mengenai tatacara pembibitannya, kami diharuskan mencari literatur terkait tanaman yang ditugaskan tersebut”, ujar anak ketiga  dari tiga bersaudara dari pasangan suami istri Ahmad dengan Sri Susanti ini.

Lebih lanjut kata Arinda, menindaklanjuti penugasan budidaya tanaman obat tersebut, dia sempat mendiskusikan kepada kedua orangtuanya tentang bagaimana menyelesaikan tugas diberikan, bahkan setelah tugas dapat diselesaikan tepat waktu, belakangan keluarganya malah tertarik untuk membudidayakan Jahe Merah dengan memanfaatkan pekarangan rumah  dalam jumlah besar.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad ayah  dari Arinda Wiranti yang konsen terhadap pendidikan putrinya ini mengatakan, dia senantiasa merespon terhadap perkembangan pendidikan putrinya, ketika ada penugasan dari dosen kepada putrinya untuk bercocok tanam khususnya tanaman obat, bersama istrinya mengaku tergerak membudidayakan Jahe Merah yang telah dimulai Arinda.

“Kami sekeluarga tertarik membudidayakan Jahe Merah,  selain bermanfaat bagi kesehatan tanaman ini juga bernilai ekonomis, bahkan dengan lahan yang minimpun dapat membudidayakannya melalui media tanam karung atau keranjang”, ujar Ahmad yang mengaku tertarik sekaligus bergabung dengan Program Budidaya One Billion Jahe Merah dari Dosen UNA, Dr. Dailami, M.I.Kom.

Wujud dari budidaya Jahe Merah yang dilakukan bersama anggota keluarganya sejak Oktober 2020, kata ayah tiga orang anak ini kini keluarganya telah membudidayakan sebanyak 400 bibit dalam media tanam karung serta 70 media tanam keranjang, jumlah ini akan ditambah sesuai dengan lahan tersedia dengan memanfaatkan media tanam  murah dan tersedia di daerah sekitar kediamannya.

Menyahuti upaya dilakukan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNA beserta orangtuanya ini, Dr. Dailami, M.I.Kom berkesempatan meninjau ke lokasi Budidaya Jahe Merah, Minggu (15/11). Di lahan budidaya tersebut, inisiator Program Budidaya One Billion Jahe Merah ini berkesempatan berbincang sekaligus bertukar pengalaman tentang budidaya Jahe Merah yang telah dikembangkan serta disosialisasikan pihaknya di beberapa tempat. (Humas UNA).