LPPM UNA GELAR BIMTEK PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT HIBAH RISTEKDIKTI TAHUN 2020

KISARAN-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Asahan (UNA) menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Ristekdikti Tahun 2020 di Aula Fakultas Hukum UNA, Sabtu (17/10/2020).

Kegiatan ini bertujuan memotivasi dosen untuk menyusun proposal penelitian dan berdaya saing dalam memenangkan hibah yang di danai oleh Ristekdikti.

Dalam sambutannya Ketua LPPM UNA Dra. Hamidah Sidabalok, M.Hum mengatakan bahwa peserta bimtek merupakan dosen tetap UNA. Karena tiap tahunnya dosen UNA selalu memenangkan Hibah Ristekdikti. Hal ini sangat mendukung kinerja Perguruan Tinggi untuk meningkatkan klaster penelitian dan klaster kinerja perguruan tinggi, dimana UNA sekarang menduduki klaster 4.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan proposal yang diunggah telah melewati proses bimtek dan review sehingga peluang kelulusannya mencapai 100%.

Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si yang diwakili Prof. Dr. Tri Harsono, M.Si dalam sambutannya bahwa kegiatan bimtek ini sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas dan jumlah dari proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang juga merupakan parameter dalam mendukung akreditasi perguruan tinggi. Prof Tri Harsono juga menyampaikan bahwa Yayasan mempunyai komitmen yang kuat dalam mendukung penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Kami berharap pengusulan pada Tahun 2020 untuk pendanaan Tahun 2021 ini, proposal dosen UNA bisa meningkat lebih banyak lagi, sehingga yang didanai DPRM (Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat) juga bisa meningkat”, ungkapnya.

Ditempat terpisah, Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd mengapresiasi kegiatan tersebut dan LPPM UNA rutin menggelar kegiatan seperti ini setiap tahunnya, sehingga nantinya hasil dari bimtek ini dapat meningkatkan klaster penelitian UNA dari klaster 4 menjadi klaster 3 kedepannya.

“Kami juga berharap dari bimtek ini para dosen mampu membuat proposal dengan baik sesuai dengan acuan dan lolos, sehingga dapat didanai dari DPRM”, imbuhnya.

Hadir sebagai narasumber Dr. Nelvitia Purba, S.H., M.Hum dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) Medan.

Ia menjelaskan, dalam Prioritas Riset Nasional Tahun 2020-2024 berfokus pada beberapa aspek, diantaranya penelitian yang diharapkan mampu menghasilkan teknologi tepat guna, produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, inovasi yang mampu mengurangi kegiatan impor, dan beberapa aspek lainnya.

“Dalam rangka peningkatan kapasitas dan standart penelitian Perguruan Tinggi serta melaksanakan ketentuan pasal 54 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standart Nasional Perguruan Tinggi yang mewajibkan Perguruan Tinggi untuk menyediakan dana penelitian Internal,” ujarnya.

“Maka Perguruan Tinggi wajib menyediakan dana pendampingan penelitian sebesar 10% dari dana penelitian yang diberikan oleh DPRM untuk semua skema dan dikonfirmasikan pada tahapan approval oleh LPPM,” jelas Nelvitia.

Beliau menambahkan untuk menulis proposal tidaklah sulit asal mengikuti buku Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi 12 (Revisi). Dr. Nelvitia juga menyampaikan skema penelitian dan PKM apa saja yang dapat diambil oleh dosen, apa perbedaannya, bagaimana luaran yang harus dihasilkan, serta Dr. Nelvitia juga memberikan tips serta trik agar proposal dapat lolos Desk Evaluasi serta pendanaan Kemeristekdikti.

Setelah menyampaikan materinya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab dari para peserta yang terdiri atas dosen dan peneliti UNA.

Kegiatan yang menghadirkan 89 peserta berlangsung hingga pukul 14.30 WIB.