UNA MASUK PERINGKAT KE-7 PTS DI SUMATERA UTARA PADA PKM 5 BIDANG TAHUN 2020

KISARAN-Almamater Universitas Asahan (UNA) kian cemerlang. Di tengah pandemi Covid-19, kampus kebanggaan masyarakat Kabupaten Asahan ini berhasil menembus masuk peringkat ke-7 perguruan tinggi swasta (PTS) se-Sumatera Utara.

Peringkat tersebut disandang setelah proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari 5 bidang di UNA lolos PKM tahun 2020 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tingkat nasional.

Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si mengaku bangga dengan apa yang diraih para mahasiswanya dalam ajang kompetisi kreaktivitas yang cukup bergengsi ini.

“Terus terang kami bangga dengan capaian para mahasiswa di PKM 5 bidang tahun 2020, kami akan lakukan semaksimal mungkin untuk mensupport para penerima dana PKM 5 bidang ini supaya hasil akhirnya gemilang”, kata Rektor UNA.

Salah satu penerima pendanaan PKM, Andri Pratama Wibowo dengan judul “Bolu Kukus Motif Ulos Sebagai Upaya Pengenalan Kain Tradisional Melalui Cemilan Sehat”.

Dengan lolosnya proposal PKM tersebut, selanjutnya akan dilombakan pada Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas).

Wakil Rektor Kemahasiswaan dan Alumni UNA Ir. Ansoruddin Harahap, M.P menjelaskan bahwa event itu menjadi pelecut semangat mahasiswa UNA lainnya untuk menggelorakan semangat membuat proposal PKM.

“Dengan lolosnya proposal PKM 5 bidang ini membuat UNA dapat bersaing dengan universitas lainnya yang ada di Sumatera Utara maupun Indonesia”, kata Ansoruddin Harahap, Sabtu (8/8).

Lolosnya proposal PKM 5 bidang lanjutnya, UNA sudah mulai mempersiapkan mahasiswanya. “Kami akan mempersiapkan sebaik-baiknya mahasiswa sebelum dilombakan di Pimnas”, ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya proposal PKM 5 bidang yang lolos, mahasiswa UNA dapat menuangkan ide-ide mereka ke dalam karya ilmiah.

“jadi semangat ini cukup bagus yang pasti kedepannya akan kami tingkatkan dan lebih baik lagi ke depannya, imbuhnya.

Ansoruddin Harahap menegaskan pihaknya akan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk program PKM mahasiswa sebelum dilombakan.

“Dengan adanya dosen pembimbing membuat persiapan ini lebih baik lagi”, pangkasnya.

UNA berharap mahasiswanya bisa lolos sebagai peserta bahkan menjadi juara di PIMNAS. Oleh sebab itu, pihaknya mempersiapkan program PKM sangat matang dengan melakukan pendampingan kepada mahasiswa secara intensif.

“Pendanaan ini menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan di UNA”, jelasnya. (Humas UNA)