UNA PERDANA UAS DI TENGAH PANDEMI COVID-19

KISARAN-Upaya tanggap darurat pandemi Covid-19 di Indonesia mendorong perguruan tinggi dan civitas akademik menggunakan metode ujian daring sebagai pengganti ujian tatap muka yang sementara ditiadakan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Hal ini merupakan tindak lanjut atas himbauan pemerintah pusat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan physical distancing salah satunya melalui ujian daring.

Universitas Asahan (UNA) akan melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) sistem daring pada (6-11 Juli 2020). Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan UAS daring menjadi solusi agar UNA tetap bisa melaksanakan ujian. Mahasiswa  UNA perdana melakukan UAS secara daring menggunakan beberapa media seperti Google Classroom, Cloud Meeting, E-mail dan WhatsApp sesuai dengan kebijakan masing-masing dosen.

Wakil Rektor Bidang Akedemik Dr. Tri Harsono, M.Si sebagai penanggung jawab kegiatan menuturkan bahwa pelaksanaan UAS sebagai tolak ukur tingkat kemajuan belajar mahasiswa dan merupakan proses penilaian hasil belajar mahasiswa yang dilaksanakan pada akhir semester, Selasa (9/6).

“Meski berbeda dari biasanya dan ini merupakan kali pertama dilakukannya Ujian Semester secara daring, namun diharapkan kepada seluruh mahasiswa agar tetap menaruh perhatian terhadap pelaksanaan ujian ini. Semoga Ujian Semester Genap UNA dapat berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan.” Ungkap Wakil Rektor I UNA.

Pelaksanaan UAS secara daring menuai perubahan kultur ujian dari biasanya. Dosen harus mampu menyiapkan media dan konektivitas yang mendukung UAS. Salah satu sistem yang diterima mahasiswa dalam UAS berupa pemberian pertanyaan pada aplikasi yang ditentukan dosen dengan pengumpulan sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan.

Dalam segi keefektivitasan, pelaksanaan UAS daring tentunya kurang efektif karena kurangnya transparansi dan sistematika yang masih tidak terkejar ketika terjadi gangguan pada jaringan. Namun, langkah strategis UNA dalam mendukung pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 telah terlaksana sesuai dengan protokol kesehatan. UNA merupakan salah satu perguruan tinggi yang berhasil melaksanakan UAS daring secara kolektif.

Mahasiswa S1 Teknik Informatika, Dwi Ahmad Nashabi Hutabarat mengungkapkan bahwa pelaksanaan UAS di tengah pandemi saat ini harus mempersiapkan kesehatan dengan ekstra. “Selain penguasaan pada materi ujian, menjaga kesehatan fisik maupun mental serta memastikan kondisi internet agar tetap lancar selama UAS berlangsung merupakan indikator utama dalam persiapan UAS di tengah pandemi saat ini”, ungkapnya.

Hasbi berharap untuk menghindari  tindak kecurangan, dosen bisa melaksanakan ujian berbasis quiz dengan aplikasi quizizz atau aplikasi kuis lainnya. Hal ini disebabkan karena ujian berbasis quiz akan memberikan pertanyaan acak kepada pengguna dan disertai batas waktu yang dapat membantu mengontrol pengumpulan tugas mahasiswa.

Dalam kesempatan yang lain, Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si menuturkan bahwa pelaksanaan UAS diharapkan dapat menjadi barometer capaian perkuliahan. UAS bukan hanya sebagai evaluasi proses perkuliahan, akan tetapi juga sebagai evaluasi manajemen, kemampuan dosen, dan pengembangan UNA secara menyeluruh, baik akademik maupun non akademik.

Beliau juga berharap pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat para dosen dan mahasiswa dalam melakukan proses perkuliahan sebagaimana mestinya. (HUMAS UNA).