703 MAHASISWA KKN UNA DI LEPAS, SIAP BERSINERGI BERSAMA MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA

KISARAN-Sebanyak 703 mahasiswa Universitas Asahan (UNA), siap terjun bersinergi untuk mengabdi ke masyarakat dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan sejak 10 Februari sampai 10 Maret 2020.

Pelepasan KKN UNA Angkatan III tersebut dihadiri Bupati Asahan H. Surya, BSc, Kadis Kominfo, beberapa OPD, Camat, Rektor  UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si, Jajaran Yayasan UNA, Civitas Akademika UNA serta Lurah/Kepala Desa lokasi kegiatan KKN tersebut.

Mengusung tema “Meningkatkan Perberdayaan Masyarakat dan Inovasi Desa Dalam Mewujudkan Masyarakat Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri”, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan Terpadu Universitas Asahan (UNA) bertujuan untuk memberikan pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa/i tentang penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara interdisipliner. Demikian disampaikan Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si dalam sambutannya saat pelepasan KKN Mahasiswa UNA 2020.

Rektor  Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Sii berpesan, agar peserta KKN menjaga nama baik almamater, dan bersinergi dengan masyarakat. “Sinergi dengan masyarakat setempat, baik ide maupaun gagasan, jangan paksakan program yang diluar kepentingan atau kebutuhan masyarakat. Jaga sikap dan etika anda, jaga kesehatan, berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Mudahan jadi amal dan berguna bagi masyarakat,” pesannya.

“Dari kegiatan KKN diharapkan, agar mahasiswa mengalami proses pembelajaran menjadi leader, manajer, enterpreuner, sekaligus sebagai wahana pembentukan moral kepribadian yang berkarakter mulia dan bermartabat, tangguh, menjadi inovator, motivator, dinamisator, dan bertindak sebagai problem solver bersama masyarakat,” demikian harapnya.

Ketua panitia KKN Ir. Ansoruddin Harahap, MP mengatakan, sebelumnya mahasiswa KKN angkatan III tersebut telah mendapatkan pembekalan secara teori, untuk diterapkan saat bersinergi dengan masyarakat, sehingga peserta KKN diharapkan siap untuk mengabdi di masyarakat.

Peserta KKN UNA kali ini diikuti 703 orang yang berasal dari 5 Fakultas dan 11 Prodi. “Untuk lokasi KKN UNA berada di 42 desa yang ada di 6 Kecamatan yakni Rahuning, Aek Kuasan, Bandar Pulau, Aek Ledong, Aek Songsongan, dan Bandar Pasir Mandoge, ujarnya”.

Sekretaris Pengurus Yayasan UNA Ir. H. Lokot Ridwan Batu Bara, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan tersebut untuk pengembangan dan peningkatan pengetahuan sikap dan keterampilan mahasiswa sehingga memiliki kepedulian dan kemampuan untuk mengkaji merumuskan dan memecahkan masalah-masalah kemasyarakatan yang berbasis kompetensi, profesional, pragmatis dan interdisipliner sebagai upaya untuk lulusan universitas Asahan yang cendekiawan dan peduli terhadap masalah lingkungan.

Sambung Ir. H. Lokot Ridwan Batu Bara, M.Si dicapainya akselerasi dan efektivitasi program pembangunan yang ditandai oleh semakin baiknya kualitas kehidupan masyarakat dan semakin meningkatnya partisipasi serta pemberdayaan masyarakat dalam program pembangunan di kabupaten dan di desa. Terintegrasikan peran perguruan tinggi pemerintah dan masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan dan teknologi secara interdisiplin dalam memecahkan masalah-masalah dalam pemberdayaan masyarakat serta menumbuhkan dan mengembangkan kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap kemajuan masyarakat di Kabupaten Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri,” tuturnya.

Keragaman implementasi misi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang di dalamnya mencakup Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat oleh institusi dan civitas akademika UNA.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, B.Sc sebelum melepas mahasiswa KKN memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas pelaksanaan KKN Tematik dan Terpadu ini.

“Kegiatan ini memiliki nilai positif untuk merekatkan hubungan mahasiswa dan masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi”, ujar Bupati.

Bupati Asahan juga berharap selama KKN, mahasiswa tetap mengedepankan norma-norma adat istiadat dan budaya yang berlaku di tempat KKN.

“Saya harap selama pelaksanaan KKN hendaknya tidak keluar dari koridor aturan dan senantiasa memperhatikan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh universitas serta lakukan koordinasi dengan pemerintah setempat. Jaga nama baik almamater”, pungkas beliau.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Biro Rektor UNA, Senin (17/2) diakhiri dengan penyematan pin dan topi kepada mahasiswa KKN oleh Bupati Asahan didampingi Rektor Universitas Asahan. (HUMAS UNA).