LPM UNA GELAR PELATIHAN KURIKULUM BERBASIS KKNI

                      KISARAN – Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Asahan (UNA) menggelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Pertanian UNA, 18-19 Oktober 2019. Dihadiri Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd, Wakil Sekretaris Yayasan UNA Ir. Lokot Ridwan Batubara, M.Si, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Tri Harsono, M.Si, Ketua LPM UNA Abdul Rahman, SE, M.Pd, M.Si, Pimpinan Fakultas dan Prodi serta segenap  dosen UNA.

                            Ketua Panitia Pelatihan Kurikulum Berbasis KKNI UNA Abdul Rahman, SE, M.Pd, M.Si mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang penyusunan kurikulum berbasis  KKNI  di Perguruan Tinggi. Kegiatan ini output yang diharapkan dalam kegiatan ini, semua unsur dosen yang ada dalam prodi memahami dengan baik cara melakukan restrukturisasi kurikulum berbasis KKNI. Selain itu, dosen juga dapat menyusun RPS sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). ”Nanti akan ada lanjutan dari kegiatan ini. Semoga bermanfaat,” ungkapnya. Kegiatan ini diikuti 50 peserta terdiri dari Wakil Dekan Bidang Akademik, Ketua dan Sekretaris Program Studi dan para dosen. Tampil sebagai Narasumber Dr. Elly Djulia, M.Pd dan Dr. Syamsidar Tanjung, M.Pd. dari Universitas Negeri Medan (UNIMED).

                             Dalam sambutanya Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd dalam sambutannya merespon positif kegiatan ini dan berharap setiap fakultas menyamakan persepsi kurikulum untuk meningkatkan kualitas, inovasi pembelajaran, dan restrukturisasi kurikulum. Dengan demikian, pimpinan, dosen, dan program studi (prodi) bisa beradaptasi dengan kurikulum berbasis KKNI. ”Kalau dulu orientasinya ke input, sekarang output dan outcome”, katanya. Menurut Mapilindo, para lulusan harus memiliki kualitas dan kompetensi sesuai dengan KKNI. Dengan begitu, SDM lulusan perguruan tinggi memiliki outcome yang jelas. Mudah diterima masyarakat dan sesuai kebutuhan stakeholder. ”Kompetensi dari para lulusan ini diharapkan nantinya benar-benar mampu menyelesaikan permasalahan yang ada pada stakeholder,” terangnya.

                   Diterangkan, kurikulum menjadi bagian yang sangat penting untuk dikembangkan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Dengan pembelajaran berbasis KKNI ini, pendidikan di PTN maupun PTS tidak hanya terkait mahasiswa saat di kampus. Namun, juga setelah lulus kuliah. Diharapkan ada peningkatan kualitas pada kompetensi para lulusan.

                             Wakil Rektor Bidang Akademik UNA Dr. Tri Harsono, M.Si menyampaikan terimakasih karena telah diberi kesempatan untuk ketempatan bimbingan teknis pengembangan kurikulum berbasis KKNI. “Tentunya ini sangat berkaitan dengan program kami, yakni di pembelajaran unggul. Salah satu parameter pembelajaran unggul itu adalah di reputasi program studi. Yang kedua adalah bagaimana kualitas proses pembelajaran itu kita bangun. Setidaknya memenuhi dua unsur”, jelasnya.  (HUMAS UNA).