Meriah Penuh Semangat, UNA NBC 2026 Kembali Digelar: Perebutkan Piala Bupati Asahan di Peringatan Dies Natalis ke-40

KISARAN-Suara dentuman drum, alunan musik harmonis, dan sorakan penonton memenuhi Lapangan Sepak Bola Universitas Asahan, Minggu (10/05/2026). Suasana meriah dan penuh gairah mewarnai pelaksanaan Universitas Asahan Marching Band Competition (UNA NBC) 2026, ajang bergengsi yang kembali digelar setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19, sekaligus menjadi puncak kemeriahan Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan.

Kompetisi ini menjadi ajang pertemuan terbaik bagi kelompok marching band dari 5 kabupaten/kota di Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kabupaten Simalungun, Kota Madya Tanjung Balai, dan Kabupaten Labuhan Batu. Semua peserta bertanding dengan semangat tinggi untuk memperebutkan Piala Bergilir Bupati Asahan, sekaligus menampilkan hasil latihan dan kerja keras yang telah dipersiapkan sejak lama.

Kegiatan resmi dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, dengan simbolis pukulan gendang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan militer dan kepolisian, serta tokoh pendidikan dan olahraga. Kehadiran para peserta, pelatih, pendukung, dan tamu undangan menjadikan acara ini bukan sekadar kompetisi, melainkan perayaan persatuan dan semangat berprestasi lintas daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Inf. Erizal mewakili Kodim 0208/Asahan, perwakilan Kepolisian Resor Asahan, jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (Pengprov PDBI) Sumatera Utara, Ketua PDBI Kabupaten Asahan, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan, serta sivitas akademika Universitas Asahan, anggota DPRD, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Asahan.

Kembali Digelar, Melanjutkan Tradisi Sebelum Pandemi

Ketua PDBI Kabupaten Asahan sekaligus Ketua Yayasan Universitas Asahan, Drs. Mapilindo M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas terlaksananya kembali ajang ini. Ia mengungkapkan, UNA NBC merupakan kelanjutan tradisi kompetisi yang telah sukses digelar pada tahun 2018 dan 2019, sebelum akhirnya terhenti karena pandemi.

“Momentum ini sangat berharga. Setelah berhenti cukup lama, akhirnya para peserta dapat kembali menampilkan bakat, keterampilan, dan kerja keras yang mereka latihkan. Kami berharap kompetisi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah masing-masing,” ujar Mapilindo.

Ia juga berharap UNA NBC dapat menjadi agenda rutin tahunan yang semakin berkualitas, menjadi wadah pembinaan seni dan olahraga yang berkelanjutan di Sumatera Utara.

Lebih dari Sekadar Seni: Membentuk Karakter dan Fisik Atlet

Fahrul Rozi, perwakilan Pengprov PDBI Sumatera Utara, menilai UNA NBC kini telah menjadi agenda tetap dan sangat dinanti dalam kalender kegiatan marching band se-Sumut. Menurutnya, ajang ini tidak hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga cabang olahraga yang membentuk disiplin tinggi, karakter kuat, serta kebugaran fisik yang luar biasa.

“Marching band sudah masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional (PON). Bahkan ada kisah inspiratif: salah satu atlet marching band kita berhasil diterima menjadi anggota Kopassus berkat kondisi fisik prima yang ia bangun dari latihan rutin cabang olahraga ini. Ini bukti nyata, marching band membentuk manusia yang tangguh, terampil, dan berkarakter,” tegas Fahrul Rozi.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah untuk Prestasi Tingkat Nasional

Sementara itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, memberikan apresiasi tertinggi kepada Universitas Asahan atas inisiatif dan kerja keras menyelenggarakan ajang ini. Baginya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pengembangan olahraga seperti ini sangat strategis untuk memajukan potensi daerah.

“Universitas Asahan telah menunjukkan peran nyata mendukung kemajuan seni dan olahraga di Kabupaten Asahan. Saya berharap kompetisi ini memotivasi semua pihak, tim, pelatih, panitia, untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Mari kita bawa nama Kabupaten Asahan semakin maju dan dikenal luas, hingga ke tingkat nasional bahkan internasional, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya, demi citra positif daerah kita,” ujar Bupati dalam pidatonya.

Setelah proses pertandingan berlangsung dengan tertib dan meriah, acara puncak UNA NBC 2026 berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan sukses. Kompetisi ini bukan hanya meninggalkan kenangan indah dan piala juara, tetapi juga membangun semangat baru bagi dunia marching band di Sumatera Utara untuk terus berkreasi, berprestasi, dan menginspirasi generasi muda lewat seni dan olahraga.

Bagikan ke media sosial Anda!