UNA WISUDA 390 LULUSAN PROGRAM SARJANA TAHUN 2019

Universitas Asahan (UNA) meluluskan wisuda sarjana sebanyak 390 wisudawan angkatan XXV di kampus setempat, Sabtu (7/12).

Sebanyak 390 wisudawan tersebut terdiri dari Fakultas Teknik 16 orang, Fakultas Pertanian 68 orang, Fakultas Ekonomi 66 orang, Fakultas Hukum 112 orang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 112 orang.

Rektor Universitas Asahan Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si dalam sambutannya mengatakan, sudah 34 tahun usia UNA sejak menggelar wisuda pertama pada tahun 1991 hingga 2019 telah menamatkan 10.190 alumni.

″Jumlah alumni yang begitu besar itu sudah tersebar ke banyak daerah dan menekuni bidang pekerjaan dan profesi masing-masing sesuai disiplin ilmunya meski sebagian besar berkiprah di Asahan dan Wilayah Sumut,″ kata rektor.

Dalam kesempatan itu, dihadapan para orangtua wisudawan rektor juga menambahkan bahwa UNA telah berstatus terakreditasi institusi B dan 10 dari 11 program studinya telah terakreditasi B pula.

″Untuk menguatkan UNA sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka kami juga menjaring kerjasama Internasional dengan kampus luar negeri seperti kampus di Malaysia dan India. Semua upaya ini kami tunjukkan agar UNA hari ini jadi kampus yang diperhitungkan masyarakat,″ tambahnya.

Masih kata Rektor UNA, tahun 2019 ini UNA banjir prestasi selain kerjasama yang dilakukan terdapat peningkatan sumber daya manusia, dosen bergelar doktor sebanyak 11 orang dan 28 orang menempuh pendidikan program doktor berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Sementara itu, Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, kehadiran Universitas Asahan (UNA) hingga hari ini berusia kurang lebih 34 tahun merupakan upaya dari para pemimpin dan Kepala daerah terdahulu bersusah payah berjuang merintis hingga hadirnya pendidikan tinggi di Asahan pada masa almarhum Bupati Zulfirman Siregar.

″Oleh karena itu, sudah pantas kiranya civitas akademika Universitas Asahan memberika apresiasi dan penghargaan kepada orang yang berjasa memperjuangkan UNA untuk dikenang namanya diabdikan dalam ruang-ruang khusus kampus seperti aula dan lain sebagainya sebagai bentuk penghargaan,″ kata Bupati Asahan H. Surya, BSc, saat memberikan kata sambutan.

″Tambalkan nama-nma mantan Bupati Asahan di aula dan ruang-ruang khusus di lingkungan UNA sebagai bentuk penghargaan kita,″ pinta Surya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara, Prof . Dr. Dian Armanto, M.Pd, MA, M.Sc, Ph.D yang dalam sambutannya diwakil oleh Kepala Subbagian Sumber Daya Dra. Leli Epriana, M.AP dalam kesempatan yang sama pula dihadapan wisudawan mengatakan para sarjana lulusan UNA harus siap bersaing pada era Industri 4.0.

“Ini membuktikan kalau lulusan UNA tidak boleh dipandang sebelah mata. Kita doakan semoga UNA kedepannya akan menjadi Negeri,” ujarnya.

Ketua Pengurusan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd mengatakan perkembangan abad ke-21 dengan munculnya revolusi industri 4.0 dan society 5.0 sebagai supersmart society, serta perkembangan sains dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan dan kesepakatan masyarakat regional dan global berdampak pada tuntutan kompetensi para wisudawan saat ini.

Universitas pada akhirnya tidak hanya berperan dalam mentransfer ilmu pengetahuan, akan tetapi menghasilkan lulusan dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara komprehensif.

“Lulusan UNA diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan pada bidang keilmuan juga keterampilan hidup atau life skills dalam beradaptasi terhadap perubahan masyarakat dan perkembangan iptek yang sangat pesat,” harap Mapilindo.

Sejalan dengan perubahan visi misi UNA menjadi Akselerasi menuju UNA unggul, sehingga diharapkan para wisudawan mencerminkan identitas sebagai lulusan UNA yang terus terbuka dengan berbagai perkembangan dan keragamaan keilmuan dan perbedaan, serta terus mengembangkan diri secara holistik, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja, tetapi kerja meningkatkan martabat dan reputasi diri, keluarga, universitas, bangsa dan negara.

Mapilindo juga berpesan bagi para wisudawan, sebagai kaum intelektual, jangan berpuas diri, teruslah belajar serta terus menumbuhkan pola pikir optimisme terhadap berbagai kemungkinan dan perubahan masa depan, selalu mencari peluang terbaik.

“Tanamkan selalu nilai sosial atau social responsibility, terus berintegrasi, berkomitmen, dan berkontribusi positif kepada masyarakat, serta harus menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mempunyai keterampilan atau keunggulan yang tidak dipunyai oleh orang lain,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Yayasan UNA juga meminta untuk terus menjaga nama baik almamater, karena image UNA terdapat pada diri lulusannya.

Dalam kesempatan ini, hadir Bupati Asahan, H. Surya, B.Sc, Ketua DPRD Asahan Baharuddin Harahap, Dandim 0208/AS, Letkol Inf Sri Marantika Beruh dan Wakapolres Asahan, Kompol Taufik, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Subbagian Sumber Daya Dra. Leli Epriana, M.AP Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I,  Ketua Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Rektor Universitas Asahan, Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si, Ketua Senat, para Anggota Senat, para pejabat struktural, dosen, civitas akademika UNA, dosen, pegawai dan sejumlah undangan lain.

Wisudawan terbaik diraih oleh Suci Wahidma Sari dari Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi dengan IPK 3,93.