FAKULTAS HUKUM UNA GELAR YUDISIUM SARJANA TAHUN 2019

KISARAN-Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) melaksanakan kegiatan Yudisium Program Sarjana Tahun Akademik 2019/2020. Kegiatan yudisium mahasiswa diadakan di Aula Fakultas Hukum Universitas Asahan, (Kamis, 5 Desember 2019).

Pelaksanaan Yudisium dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Tri Harsono, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Tri Harsono, M.Si mengatakan bahwa, proses yudisium sangatlah penting dan bermakna bagi mahasiswa, karena merupakan persyaratan akademis sebagai pengakuan almamater terhadap proses perkuliahan yang ditekuni melalui perjuangan melelahkan saat menjadi mahasiswa.

Dia mengakui, Fakultas Hukum UNA saat ini menerapkan metode perkuliahan secara profesional dan transparan dengan tidak mengabaikan etika yang menjunjung tinggi senioritas.

ia meminta agar bisa terus belajar dan meningkatkan pengetahuan utamanya dalam menghadapi era Industri 4.0 saat ini. Selain itu, diharapkan lulusan Universitas Asahan jangan hanya menjadi pencari kerja, tapi diharapkan akan menjadi penyedia lapangan kerja.

Dan ia mengharapkan agar seluruh mahasiswa yang ikut yudisium tidak berpuas diri dengan apa yang dicapai saat ini dan seluruh peserta yudisiun menjaga nama baik almamater, dan nama besar UNA.

Sementara Ketua panitia Yudisium Fakultas Hukum UNA Dr. Bahmid, M.Kn juga Dekan Fakultas Hukum UNA mengatakan, jumlah mahasiswa yang ikut yudisium sebanyak 112 orang.

“Selamat saya ucapkan kepada kalian semua yang telah menamatkan belajarnya di fakultas hukum kampus tercinta ini, darma baktikan ilmu yang pernah anda dapatkan untuk kepentingan bangsa dan negara,”

Setelah melewati proses yudisium dan penyumpahan ini, maka akan resmi menjadi Alumni Universitas Asahan (UNA) yang akan menghadapi berbagai tantangan dikemudian hari.

Seluruh peserta yudisium selanjutnya diambil sumpah menurut agama dan keyakinan masing masing.

Mana Kebenaran Ndruru, salah seorang wisudawan, merasa bangga kuliah di kampus tersebut. Dia menganggap Universitas Asahan kini tidak bisa dipandang sebelah mata. “Alhamdulilah saya bisa mengikuti yudisium siang ini, sesuai pesan rektor tadi tentu akan saya gunakan ilmu yang saya peroleh dibangku kuliah untuk kepentingan umat,” ungkap Mana Kebenaran. (HUMAS UNA).