DOSEN UNA DAN PENGUNJUNG TERPUKAU, SAAT MELIHAT PAMERAN GREENHOUSE TERBESAR DI DUNIA

KISARAN – Pameran Greenhouse terbesar di dunia “Growtech Eurasia 2019” resmi dibuka dari tanggal 27-30 November 2019. Pameran diadakan di Antalya Expo Center, Antalya, Turki. Amar Ma’ruf, M.Sc Dosen Fakultas Pertanian Universitas Asahan (UNA) berkesempatan mengunjungi pameran tersebut dalam rangka meningkatkan wawasan pertanian dan koneksi (29/11).

Dilansir dari website resmi Growtech, lebih dari 850 stan pameran berasal dari lebih 30 negara meramaikan event tahunan ini. Diperkirakan 90 ribu lebih pengunjung dari seluruh dunia mengunjungi pameran tersebut. Stan-stan pameran terdiri dari perusahaan bidang pertanian seperti sektor rumah kaca (greenhouse), benih, pupuk, nutrisi tanaman, pestisida, peralatan irigasi, dan mesin pertanian. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Growtech Eurasia kali ini juga dimeriahkan dengan kegiatan conference dan beberapa seremonial penghargaan inovasi pertanian.

Dalam kunjungan kali ini, Amar juga berkesempatan menghadiri ATSO (Kamar Dagang dan Industri Antalya) Growtech Agriculture Inovation Award. “Selain untuk melihat stan-stan pameran, sekalian saya juga mau memberi selamat kepada Emin Ekiz, salah seorang kolega saya di Turki. Tahun ini dia dapat penghargaan inovasi pertanian kategori inovasi benih (pemuliaan tanaman). Kebetulan perusahaannya juga banyak membantu selama saya studi di Turki, termasuk hibah tambahan living cost.” paparnya.

Mengenai kemanfaatan mengunjungi pameran ini, Amar manambahkan “Pastinya banyak wawasan baru yang didapat, misal teknologi otomatisasi greenhouse yang terus update. Kita juga bisa tambah koneksi dari beragam negara di sini. Sederhana, cara termudah cukup rajin kunjungi tiap stan, terus koleksi kartu namanya.

Sayangnya saya belum lihat stan perusahaan pertanian Indonesia di sini. Mudah-mudahan tahun selanjutnya ada. Mudah-mudahan pameran ini bisa diadopsi di Indonesia untuk meningkatkan wawasan sekaligus citra pertanian pertanian kita.” terang mahasiswa Doktoral Akdeniz University tersebut.

Sementara itu ditempat terpisah, Dekan Faperta UNA, Safruddin, SP, MMA turut antusias sekaligus berharap wawasan yang didapat dari pameran ini bisa jadi referensi keilmuan. “Mengunjungi pameran pertanian besar seperti Growtech Eurasia merupakan pengalaman belajar praktis yang akan menjadi referensi keilmuan tepat guna.” paparnya. (HUMAS UNA).