FKIP UNA SUKSES MENGGELAR OLIMPIADE SAINS TINGKAT PELAJAR SE-SUMATERA PANTAI TIMUR

KISARAN-Lebih dari seribu pelajar tingkat SD, SMP dan SMA sederajat mengikuti olimpiade sains untuk tiga mata pelajaran di Universitas Asahan (UNA) yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 November 2019 di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), mengangkat tema “Siap Menghadapi Tantangan Pendidikan Nasional Era Industri 4.0”, (27/11). Para pelajar ini tak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Asahan saja melainkan dari Kabupaten Batubara, Labuhanbatu Utara dan Kota Tanjungbalai. Tiga mata pelajaran (matapel) dikompetisikan yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Asahan Drs. Sofyan, Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd didampingi Wakil Sekretaris Yayasan Ir. Lokot Ridwan Batubara, M.Si, Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Tri Harsono, M.Si, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan Sri Rahayu, S.Pd, M.Pd, Dekan Pertanian Safruddin, SP, M.MA, Dekan FKIP Dr. Ely Ezir, MS, Wakil Dekan Bidang Akademik, Sri Rahmah Dewi Saragih, S.Pd, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Lis Supiatman, S.Pd, M.Hum dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Drs. Dailami, M.Pd.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Drs. Sofyan menyebutkan, sumber daya manusia  yang menguasai sains dan mampu bersaing, merupakan modal dan investasi pembangunan bangsa di masa yang akan datang.

Menyadari pendidikan adalah investasi  peradaban sebuah bangsa, sekaligus saran membentuk SDM yang berkualitas dan berdaya saing, maka olimpiade sains yang dilaksanakan ini, sebuah momentum untuk mengukur kinerja  kita.

Melalui hasil olimpiade sains ini, dapat menjadi bahan evaluasi untuk memacu diri dan sebagai motivasi bagi seluruh sekolah untuk meningkatkan inovasi pembelajaran secara khusus dalam mata pelajaran  matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. “Tujuannya untuk menciptakan siswa-siswi yang berdaya saing di tingkat Propinsi dan nasional di waktu yang akan datang, “ sebut sofyan.

Drs. Mapilindo, M.Pd berharap para peserta olimpiade sain menjadikan ajang ini tidak hanya tempat untuk berkompetisi. Tetapi juga sebagai wadah bersilaturahmi antar sesama pelajar. Karena dengan berbagi ilmu maka pengetahuan kita akan semakin bertambah.

“Hari ini berkumpul para pelajar dari berbagai daerah, mari kita jalin komunikasi yang baik antar peserta. Berbagi ide dan informasi dapat menguntungkan satu sama lainnya”, katanya.

Para peserta olimpiade sains pun dituntut untuk mengoptimalkan daya juang, kerja keras, dan kemandirian, serta membangun komunikasi yang baik antar peserta. “Dengan itu, dapat membangun kepribadian dan karakter putra dan putri Indonesia yang hebat, dan diharapkan menjadi pemimpin Indonesia di masa depan,”tutur Mapilindo.

Dekan FKIP UNA dalam sambutannya mengatakan, terima kasih kepada seluruh panitia atas kerjasama team sehingga susksesnya kegiatan olimpiade sains ini.

Rektor Universitas Asahan, Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si dalam sambutannya membuka acara dihadapan guru pebimbing mata pelajaran sedikit mengulas pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makariem pada peringatan hari Guru Nasional kemarin.

“Saya ingin tanggapi isi pidato Menteri Pendidikan kita kemarin. Isinya sangat out of the box. Hanya dua lembar saja. Mungkin bapak ibu guru disini sudah dengar isi pidatonya,” kata Ibnu, saat membuka acara, Selasa (26/11/2019).

Di hadapan guru pembimbing dan seribuan siswa yang hadir jadi peserta, Ibnu Hajar ingin menyampaikan bahwa pembelajaran yang merdeka harus mendorong guru yang mampu berinovasi, berkarakter dan kreatif.

“Ajaklah anak anak didik kita untuk berpikir mandiri. Kita tidak bisa menyalahkan mereka kalau dua tambah dua itu sama dengan tiga ditambah dua dikurang satu. Ayo kita bimbing mereka agar mandiri dan melompat cara berpikirnya,” kata Ibnu.

Ibnu juga menyampaikan dalam soal kompetisi sekelas sains tingkat pelajar ini menampilkan unsur karakter terhadap anak untuk bersikap jujur dan tidak menyontek.

Rektor juga memuji antusias dan semangat dari panitia untuk melaksanakan acara yang terselenggara tiga kali berturut turut setiap tahunnya. Dimana, jumlah peserta meningkat drastis. Tahun pertama digelar acara serupa hanya berjumlah 80 orang, tahun kedua 700 orang dan tahun 2019 ini peserta berlipat menjadi 1.152 orang. (HUMAS UNA).