KOMUNITAS HIDROPONIK (KOHAGRO) FP UNA MENGAJAK MASYARAKAT KELURAHAN SIDODADI MEMANFAATKAN PEKARANGAN DENGAN SISTEM HIDROPONIK

Komunitas Hidroponik Agroteknologi (KOHAGRO) Fakultas Pertanian Universitas Asahan, Surya Pradana (Mahasiswa FP Semester VII), Suci Wahidma Sari, Jian Maulana (Semester V), Lolina Oktriana dan Desi Astuti Piliang (Semester III),  dibawah binaan Bapak Deddy Wahyudin Purba M.Si, serta Perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ibu Siti Rubiyah, SP menghadiri undangan sebagai pemateri di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat dilaksanakan oleh Lurah Sidodadi Hashar Efeendy Hasibuan, S.Sos dengan Tema “Pelatihan Pembuatan Tanaman Hidroponik”, di Ruang Aula Kantor Lurah Sidodadi bersama ibu-ibu PKK.

Pelatihan Pembuatan Tanaman Hidroponik dibuka langsung oleh Lurah Sidodadi, Hashar Efeendy Hasibuan, S.Sos. Lurah menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bagi ibu ibu tim penggerak PKK, dengan memanfaatkan lahan yang sempit, dapat melakukan budidaya tanaman dalam sekala besar dengan teknik hidroponik. Lurah mengucapkan banyak terima kasih kepada Komunitas Hidroponik Fakultas Pertanian UNA yang siap membantu masyarakat Kelurahan Sidodadi dalam menerapkan sistem pertanian Hidroponik. Lurah berharap dengan dilaksanakannya pelatihan ini, tim penggerak PKK dapat mengimplementasikan hasil pelatihan dirumah masing-masing, sehingga hasil panen dapat dikonsumsi sendiri dengan tujuan mengurangi pengeluaran rumah tangga tanpa belanja sayuran di luar.

Dalam kegiatan ini  surya memperkenalkan kepada peserta bahwa hidroponik merupakan aktivitas pertanian yang dijalankan dengan menggunakan air sebagai media untuk menggantikan tanah. Keunggulan hidroponik diantaranya produksi tanaman yang higienis, penggunaan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, pertumbuhan tanaman yang cepat, mudahnya perawatan tanaman dan kualitas daun, bunga atau buah pun lebih sempurna dan tidak kotor.  Sistem hidroponik, selain tidak perlu berkotor kotor dengan tanah, produksi tanaman pun bisa lebih tinggi. Sistem bercocok tanam ala hidroponik kini semakin banyak dipilih karena merupakan budidaya tanaman tanpa media tanah, dimana lebih banyak menggunakan air sebagai sumber nutrisi tanaman. Kata Surya Pradana (1/11/2019).

Jian Maulana merupakan pengurus KOHAGRO, memperkenalkan kepada peserta tentang cara tanam hidroponik sederhana dengan sistem sumbu (wick), dimana larutan nutrisi ditempatkan di dasar wadah sehingga nutrisi dapat diserap oleh akar tanaman melalui kain flanel. Bahan-bahan yang diperlukan ketika mempraktekkan cara menanam hidroponik tidaklah sulit karena dapat ditemui di lingkungan sekitar atau di toko yang menyediakan peralatan hidroponik seperti botol air mineral sebagai wadah untuk menanam, rockwool sebagai tempat menyemai benih di awal proses, sumbu, bibit dan nutrisi untuk tanaman, Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan hidroponik ini dilihat banyaknya ibu ibu yang bertanya kepada narasumber.

Siti Rubiyah juga menjelaskan, kepada para peserta bahwasanya budidaya tanaman secara hidroponik ini dapat memberikan tambahan pendapat rumah tangga, hanya dengan memanfaatkan lahan yang semaksimal mungkin dan dapat membuat pekarangan rumah tangga menjadi asri dan nyaman dipandang. Dimana hasil pertanian secara hidroponik dapat meningkatkan kesehatan keluarga dikarenakan pupuk dan pestisida yang digunakan berasal dari bahan organik, bahkan hasil dari produksi dapat dijual dipasar dengan harga yang berbeda.

Peserta melihat dan merasakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk dikembangkan di pekarangan rumah tangga masing masing, mereka berharap untuk kedepannya dapat membudidayakan tanaman secara hidroponik dengan mudah dan murah. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak Lurah dan Komunitas Hidroponik FP UNA serta Dinas Pertanian, karna telah memperkenalkan kepada kami tentang budidaya tanaman secara Hidroponik, bahwa menanam tidak hanya dengan tanah bahkan dengan selain tanah dapat melakukan budidaya tanaman dengan hasil yang lebih bersih dan sehat.

Terpisah, Dekan Fakultas Pertanian” Safruddin, SP. M.MA mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Lurah Sidodadi dalam pemanfaatan lahan pekarangan yang semaksimal mungkin dalam budidaya tanaman secara hidroponik,  Safruddin juga mengatakan, bahwasannya fakultas pertanian siap membantu masyarakat Asahan dan Kabupaten lainnya, dalam mengembangkan potensi desa dalam bidang pertanian dan perikanan. (HUMAS UNA)