UNA GELAR PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DAN MEDIA BERBASIS DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAGI DOSEN

KISARAN – Untuk meningkatkan kompetensi para dosen pada proses pengajaran, sebanyak 123 dosen tetap yayasan Universitas Asahan (UNA) mengikuti Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar dan Media Berbasis Digital dalam Pembelajaran digelar di Aula Pertanian UNA, Senin (11/11).

Kegiatan itu dibuka Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd didampingi Sekretaris Yayasan Ir. Lokot Ridwan Batubara, M.Si, Rektor UNA Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si, Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Tri Harsono, M.Si, Wakil Rektor Bidang Adminitrasi dan Keuangan Sri Rahayu, S.Pd, M.Pd, Dekan, Wakil Dekan dan Dosen se-lingkungan UNA yang menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Medan dan Universitas Asahan yakni Prof. Dr. Julaga Situmorang, M.Pd, Prof. Dr. Efendi Napitupulu, M.Pd, Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si dan Dr. Dafit Ariyanto, M.Si.

Pada sambutannya Drs. Mapilindo, M.Pd mendorong dan memotivasi kepada seluruh dosen agar dapat melakukan pengembangan diri dan mampu mempraktekan model pembelajaran kekinian dengan kelas perkuliahan yang dinamis tidak terikat pada ruang kuliah fisik.

Menurutnya, diharapkan Universitas Asahan mampu mengembangkan kelas daring untuk persiapan implementasi blended learning sebagai sarana untuk menggabungkan pembelajaran tatap muka online maupun ofline di setiap Fakultas, sehingga nantinya mampu meningkatkan kualitas mutu akademik dan akreditasi.

Oleh karena itu menurutnya, pelatihan kali ini menitikberatkan pada pengembangan media pembelajaran bersifat interaktif dan pengemasan bahan ajar yang akan bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa.

Rektor Universitas Asahan Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si memberi apresiasi kepada panitia, melaksanakan kegiatan pelatihan ini dan berharap seluruh peserta nanti bisa mengimplementasikan hasil workshop (pelatihan) ini, dengan harapan nantinya seluruh dosen UNA bisa melakukan hal yang sama.

”Mahasiswa sekarang adalah generasi milenial sehingga membutuhkan gaya belajar yang sesuai. Generasi milenial adalah generasi digital yang berbasis media seperti gadget, medsos dan teknologi. Oleh karena itu diharapkan pelatihan ini membuat para dosen pendidik bisa menyesuaikan dengan gaya belajar mahasiswa,” paparnya.

Rektor UNA menambahkan, pendidikan haruslah bisa mengimbangi perkembangan teknologi dari yang hanya menggunakan sistem konvensional beralih ke sistem yang serba digital.  Perubahan ini haruslah di lakukan agar tidak tertinggal dan bisa menyesuaikan dengan tuntutan perubahan.

Bahwa setiap dosen perlu berinovasi dalam pembelajaran untuk terus menerus membangun lingkungan belajar nyaman, sehingga para dosen di kampus mampu mengoptimalkan untuk merenungkan kembali praktik terkini dan secara aktif melibatkan mahasiwa dalam pembelajaran mereka untuk memperoleh capaian pembelajaran yang lebih tinggi.

Rektor UNA menambahkan, berbagai materi terkait pemanfaatan perangkat digital dan teknologi informasi akan diberikan pada pelatihan ini yang nantinya bisa bermanfaat bagi pengembangan Universitas. “Setiap peserta pelatihan nanti akan menghasilkan produk dari pelatihan ini dan kami sangat terbuka untuk pengembangan lebih lanjut.” Ia juga berharap, para peserta bisa membawa materi yang disampaikan dipelatihan ini dan bisa mengaplikasikannya  kepada mahasiswa sehingga ilmu yang diperoleh bisa dimanfaatkan. (HUMAS UNA).