UNA BERPARTISIPASI DI JUMBARA PMI SUMUT KE-IV

        Kisaran-Universitas Asahan (UNA) berpartisipasi penuh dalam kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja-Palang Merah Indonesia (PMR-PMI) Provinsi Sumatera Utara ke-IV 2019 di Lapangan Bola Bunut, Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Kamis (1/10). Partisipasi UNA diberikan melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan seperti lokakarya jurnalistik, lokakarya Eksplorasi HPI, Lokakarya UKM.

            Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ir. Ansoruddin Harahap, M.P mengatakan, partisipasi UNA dalam Jumbara PMR-PMI Tingkat Provinsi Sumatera Utara ini, sekaligus merupakan komitmen UNA untuk tetap memberikan sumbangsih bagi kemajuan generasi muda bangsa.

        “Kapanpun dan siapapun yang memeinta UNA berpartisipasi memajukan generasi bangsa, kita siap sedia, terlebih kegiatan PMR-PMI ini merupakan kegiatan positif dalam membentuk dan membangun karakter bangsa”, ujar Ansoruddin sembari menambahkan, partisipasi ini merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang di emban Universitas Asahan.

              Kegiatan Jumbara PMI dan PMR ini diadakan selama 6 hari tanggal 1-6 Oktober 2019 diikuti sebanyak 1.725 orang dari 25 kontingen terdiri dari 19 Kabupaten/Kota di Sumut, ditambah 1 kontigen dari luar Sumut yakni, Kota Lhokseumawe Nanggore Aceh Darusalam (NAD).

          Para peserta memadati kelas Jurnalistik Remaja mendapat materi tentang dasar-dasar jurnalistik, sosial media, fotografi, dan videografi secara bergiliran. Setelah itu, peserta mempraktekkan ilmu yang mereka peroleh dari para fasilitator. Dicky Apdillah, ST, M.Kom, salah seorang fasilitator dan praktisi media sosial, menjelaskan pentingnya menggunakan media sosial secara lebih bijaksana dan dapat mengambil manfaat dari adanya media-media sosial tersebut. Fasilitator lainnya yaitu Dailami, M.I.Kom, atau yang akrab disapa Kak Dailami, seorang jurnalis, memberi gambaran mengenai tahapan dalam menghasilkan produk berita. Para peserta kemudian diberi  waktu untuk membentuk kelompok dan melakukan simulasi rapat redaksi.

          Untuk melengkapi produk peliputan, peserta juga mendapat ilmu dasar tentang fotografi dan videografi dengan menggunakan peralatan yang mereka punya. Smartphone, misalnya, dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk menghasilkan video juga foto yang baik dan dapat dibagi sebagai sumber informasi. (HUMAS UNA)