REKTOR UNA TUTUP DIKLAT UJI KOMPETENSI PERANCANG KONTRAK DAN PARALEGAL

REKTOR UNA TUTUP DIKLAT UJI KOMPETENSI PERANCANG KONTRAK DAN PARALEGAL

 

                            KISARAN-Rektor Universitas Asahan (UNA) Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si bersama Dekan Fakultas Hukum Universitas Asahan, menutup Pelatihan Diklat Uji Kompetensi Perancang Kontrak dan Paralegal di Aula Fakultas Hukum, Sabtu (7/9).

                          Dekan Fakultas Hukum UNA Bahmid, SH, M.Kn dalam sambutannya menyampaikan, Pelatihan Diklat Uji Kompetensi Perancang Kontrak dan Paralegal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan lulusan UNA, khususnya mampu merancang peraturan undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan desa dan lain-lain. Capaian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas lulusan sesuai dengan kurikulum yaitu, dengan memiliki kompetensi khusus dibidang perancangan kontrak dan paralegal.

                               Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa agar bisa merancang peraturan undang-undang sampai dengan peraturan desa.

                          Seperti diketahui, peraturan yang dibuat harus memiliki unsur-unsur yuridis dan sesuai dengan norma yang berlaku, serta dapat diterapkan secara umum. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa FH UNA sebanyak 200 orang selama 2 hari, mulai tanggal 23 Agustus sampai 24 Agustus 2019.

                         Rektor Universitas Asahan Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si dalam sambutannya, memberikan apresiasi positif kepada kegiatan ini, karena FH UNA telah menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dibidang hukum yaitu perancang kontrak dan paralegal. Saat ini LLDIKTI telah menambah standar baru untuk akreditasi dimana awalnya 7 kriteria menjadi 9 kriteria. Standar 9 ini lebih banyak menekankan pada output dan outcome. Mahasiswa sebagai produk yang dihasilkan dari perguruan tinggi (PT) harus memiliki kualitas mutu dan kompetensi yang sesuai dengan visi, misi dan nilai PT masing-masing. Sehingga, setiap fakultas harus mampu menyusun program berdasarkan nilai yang menjadi ciri produk dari UNA. Mahasiswa harus siap menjadi lulusan FH UNA dengan memiliki kompetensi yang benar-banar dikuasai. Harapannya, kompetensi alumni mampu diserap dan mampu bersaing dunia kerja. Oleh karena itu, PT harus berkolaborasi dengan dunia industri dan pemerintah untuk melahirkan penerus bangsa yang baik dan berkualitas. Pelatihan perancang kontrak dan paralegal ini merupakan pelatihan untuk mengetahui tentang pembentukan instrumen hukum berupa peraturan hukum berupa peraturan hukum dan suatu keputusan. Peraturan yang dibuat harus sesuai dengan asas-asas yang berlaku yang hasilnya nanti berlakuk keluar dan bersifat umum.

                               Perancang kontrak dan paralegal dalam penyusunannya wajib memperhatikan aspek pengayoman, kemanusiaan, kebangsaan, kebhinekaan, kebersamaan kedudukan hukum, ketertiban dan kepastian hukum. Sehingga pelatihan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. (Humas UNA).