Prodi Agroteknologi UNA Berhasil Memproduksi Yoghurt

Kisaran-una.ac.id, Program Studi Agroteknologi Universitas Asahan terus berinovasi, kali ini inovasi dibidang mikrobiologi, di bawah asuhan Bapak Asep Rodiansah, SP. MSi. Prodi Agroteknologi berhasil merevitalisasi laboratorium bioteknologi tanaman sehingga bisa meng-upgrade dan meng-update materi perkuliahan dasar mikrobiologi. Selama ini mahasiswa belum tersentuh dengan praktikum yang teratur dan sistematis, sehingga dengan adanya program revitalisasi laboratorium yang diprakarsai oleh Prof. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor Universitas Asahan, berhasil mendidik mahasiswa untuk berkenalan lebih jauh dengan dunia mikrobiologi yang merupakan dasar bagi keahlian dalam dunia pertanian secara general. Para mahasiswa sudah mulai familiar dengan isolasi mikroba, pengamatan mikroba dan mengembangbiakkan bakteri serta pemanfaatan mikroba untuk pertanian.

Pada semester selanjutnya mahasiswa diajarkan lebih jauh tentang aplikasi mikrobiologi dalam pertanian, baik dari sektor hulu pertanian misalnya mikoriza untuk efesiensi pupuk, bakteri untuk kompos, prebiotik untuk tanaman, bakteri bioflok untuk ikan bahkan bakteri antagonis untuk mengendalikan penyakit tanaman, sedangkan untuk sektor hilir pertanian lebih terfokus pada bakteri pengolahan produk pertanian, misalnya tape, tempe, asinan sayuran, yoghurt dan  natadecoco, mereka mengisolasi mikroba dari berbagai produk yang beredar di pasaran sekitar Kabupaten Asahan , hasilnya mereka bisa mengisolasi dan memperbanyak mikroba alami yang menurut penelitian mereka lebih baik sehingga bisa menjadi strain lokal yang bisa dikembangkan untuk hilirisasi produk fermentasi berstandar.

Setelah berhasil memperbanyak bakteri untuk yoghurt, mahasiswa agroteknologi dilatih untuk produksi yoghurt secara home industri. Hasilnya yoghurt mereka diminati oleh masyarakat Kisaran, selain itu produknya sudah dinikmati juga oleh warga Rantau Prapat, Aek Kanopan dan kota Tajung Balai. Youghurt yang diproduksi mahasiswa Agroteknologi Mahasiswa UNA memiliki sifat yang kental, beraroma khas dan tidak terlalu asam sehingga lebih aman untuk lambung. Selain itu berkhasiat dalam melancarkan pencernaan dan mengurangi kolesterol dalam tubuh. namun pemasaran baru secara personil karena perizinan dari produk tersebut sedang diurus. Harapannya produk mereka bisa masuk ke supermarket di wilayah kisaran dan sekitarnya. Kegiatan tersebut disambut dan didukung penuh oleh pihak rektorat dan jajarannya. Mereka diberi pinjaman dana untuk mengembangkan usahanya.

Dengan hadirnya yoghurt yang merupakan hasil penelitian mahasiswa membuka peluang untuk hilirisasi hasil riset pada penelitian yang lain sekaligus menginisiasi program technoprenership di kalangan mahasiwa UNA, sekaligus mendukung akselerasi UNA Unggul. Agroteknologi UNA lebih dari sekedar akreditasi B, tapi merupakan program studi unggulan yang memberikan pengalaman belajar yang mengasah keahlian mahasiswa dalam penguasaan IPTEK dibidang pertanian gak hanya kuliah doang. “Canggih Ga usah mahal yang penting kreatif” Ayo jangan ragu bergabung dengan Universitas Asahan.